Skip to main content

Proxmox Datacenter Manager: Solusi Mengatur Banyak Node Tanpa Harus Menggunakan Proxmox Cluster

Proxmox Datacenter Manager

Salah satu tantangan Network Administrator jika meng-handle server Proxmox adalah jika jumlah Servernya banyak. Sebenarnya hal ini bisa diatasi dengan Proxmox Cluster.

Tetapi Proxmox Cluster tidak mudah diterapkan pada kenyataannya di lapangan. Mengapa demikian? Karena di lapangan terdapat beberapa kendala sebagai berikut:

  1. Versi Proxmox yang berbeda. Memang dalam kasus tertentu kita bisa memasukkan Proxmox yang beda versi ke Cluster, tetapi umumnya ada fitur yang tidak bisa jalan
  2. Nomor VM ID yang terlanjur sama pada server yang berbeda. Jadi VPS harus di-shutdown kemudian kita ganti VM ID-nya. Tetapi dalam banyak kasus reboot server adalah tantangan yang serius. Selain menyebabkan downtime, juga belum tentu aplikasi berjalan seperti semula, misalnya ada service yang harus diaktifkan secara manual
  3. Cuma ada 2 Server/Node dan tidak memungkinkan untuk menambahkan 1 Server atau QDevice untuk menjaga Quorum tetap 2 jika salah satu server error
  4. Kita tidak perlu fitur HA (High Availbility). Kita hanya perlu fitur migrasi antar server
  5. Server-server yang kita atur berada di Data Center yang berbeda, bahkan ada yang berada di negara lain. Ada yang berupa Cluster dan ada juga yang berupa Server biasa

 

SPLIT BRAIN

Split Brain adalah kondisi yang terjadi apabila sebuah Cluster dibangun dengan jumlah Server yang genap. Cluster tersebut akan terbagi atas 2 kubu, sehingga masing-masing kubu berpikir dia adalah kubu master. Itu sebanya dalam Cluster harus GANJIL jumlah Node-nya.

Pada Proxmox DM maka masalah Split Brain tidak terjadi.

 

CARA INSTALL PROXMOX DM

  1. Install langsumg di node Proxmox VE
  2. Install di VM
  3. Install di CT

 

INSTALL PROXMOX DM DI CT:

  1. Buat CT dengan Debian 12
  2. Install Proxmox DM
  3. Akses ke Proxmox DM https://ip-address:8443
  4. Add Remote Node 
  5. Check fitur umum dan Migrasi

Demikian pembahasan Proxmox DM ini, semoga bermanfaat. (WW).

 

 

 

 

Comments

Restricted HTML

  • Allowed HTML tags: <br> <p> <h2 id> <h3 id> <h4 id> <h5 id> <h6 id> <cite> <dl> <dt> <dd> <a hreflang href> <blockquote cite> <ul type> <ol type start> <strong> <em> <code> <li>
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Web page addresses and email addresses turn into links automatically.